Quote

Banyak tempat makan unik di kota Yogyakarta, salah satunya adalah Warung Soto Pak Marto yang terletak di bantaran kali Winongo ini. Bangunan permanen yang dibangun di atas perumahan pinggir kali di kawasan Jl. S. Parman – Tamansari ini menyuguhkan suasana rumah makan sederhana khas kota gudeg. Letaknya di sebelah kiri apabila kita masuk dari perempatan Tamansari, sekitar 15 meter dari jembatan kali Winongo tersebut.

Biarpun lokasinya persis di pinggir jalan, namun tempatnya agak menjorok ke dalam. Seorang pedagang majalah menempati lapak di jalan masuk seperti jembatan yang menghubungkan antara jalan raya dan warung ini. Di pintu masuk, ada satu grup pemain musik akustik yang siap menghibur para tamu, lengkap dengan bass betot, drum portable, dan gitar. Lagu-lagu lawas yang dimainkan oleh para pemusik ini sangat menghibur tamu-tamu yang datang untuk mencicipi hidangan yang ada di tempat makan ini. Di dalam warung ini terdapat beberapa buah meja dan bangku panjang, dan yang uniknya lagi di salah satu ujungnya terdapat dapur yang cukup besar sehingga tamu bisa melihat dan memilih sendiri menu yang diinginkannya.

WARUNG SOTO PAK MARTO

Hidangan yang disajikan di sini terdiri dari soto daging sapi yang berkuah bening dan segar. Campuran yang ada di dalamnya terdiri dari potongan daging sapi, jeroan sapi, irisan kol, seledri, dan tomat. Soto ini akan terasa lebih segar apabila dicampur dengan perasan air jeruk nipis yang memang sudah disediakan sebagai penambah selera. Tekstur kecap manis cap Ayam yang tersedia di sana berbeda dengan kecap yang biasa kita jumpai di mana-mana. Tidak terlalu kental, warnanya tidak terlalu hitam, dan rasa manisnya pun tidak terlalu dominan. Sangat pas untuk dicampurkan ke dalam soto daging ini. Botolnya yang tidak seperti botol kecap pada umumnya juga menambah keunikannya.

KECAP AYAM

Selain daging yang sudah tercampur di dalamnya, kita juga dipersilakan untuk memilih tambahan lauk yang terdiri dari baceman jeroan seperti usus, babat, paru, serta gepuk daging. Sate telor puyuh bacem pun tersedia sebagai pelengkapnya. Tak ketinggalan juga gorengan tahu isi, tempe mendoan, dan perkedel yang sudah disiapkan di setiap meja untuk menemani santapan kita.

Warung soto yang buka setiap harinya dari jam 5.30 pagi hingga 4 sore ini memang sangat menggoda dan cocok untuk menu sarapan atau makan siang kita. Harganya pun cukup terjangkau. Satu mangkok soto daging hanya butuh mengeluarkan kocek sebesar Rp. 8.000,- dan untuk satu piring baceman jeroan seharga Rp. 6.000,-. Sedangkan untuk tiap gorengan harganya Rp. 2.000,- sama dengan harga sepiring nasi dan segelas minuman yang bisa dipesan di sana yaitu air jeruk, kopi, dan teh manis.

Selamat mencoba!

SOTO PINGGIR KALI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s