Quote

In Jalan Suryodiningratan – near Prawirotaman area, Yogyakarta, there is an ethnic hotel of Wisma Ary’s. Its ethnicity is so condensed by displaying unique features from assorted places, such as Kalimantan, Irian, Indian, Yogyakarta, and others, especially with the paintings and decorations for its interior and exterior.

The management of this hotel is particularly run by an Indonesian-batik painter and his Japanese wife. It becomes venue to regular events of art exhibitions in Yogyakarta, hence it is marked by so many artistic attributes showcased around the property.

LOBBY AND RESTAURANT

GAZEBO

This hotel preserves the originality of its building main-materials which consist of red brick, so they do not coat the walls with cement or paint. However, the bathrooms are an exception where their interiors are painted in colorful tones and have very unique design especially their bath tub.

TERRACE

GUEST ROOM

BATHROOM

DORMITORY

The hotel’s structure is a two-storey building consisting of 17 guest rooms, 1 lobby and restaurant, gazebo, and dormitory. The green area in the middle of its territory extends this hotel’s beauty. So, if you are an art lover, you will enjoy the stay.

WISMA ARY’S – ETHNIC HOTEL

Quote

There are a lot of restaurants serving assorted dishes as their mainstay menu, but only few have unique atmosphere and opulence taste such as this rooftop Restaurant “Oyot Godhong”. This restaurant is located on the rooftop of Mirota Batik in Malioboro area. There is an elevator to take you up to 3rd floor where it is located.  It is an open-air designed venue completed with several wooden gazebos in 2 levels. What makes this restaurant exceptional is its decoration. It preserves wooden statues resembling Javanese wayang figures and elders wearing batik and sarong. There is also an antique vespa parked on a walkway adding to its uniqueness.

OYOT GODHONG RESTAURANT

Menu presented in this restaurant contains assorted dishes and beverages with the prices ranging from Rp.5.000,- to Rp.15.000,-. Traditional beverages made of oyot godhong or “roots and leaves” are especially served as their mainstay. These beverages are believed to cure when you catch a cold, and to refresh your body after shopping around.

There is one beverage containing “secang” or Caesalpinia sappan L, cinnamon, clove, and sugar called “Uwuh Imogiri”. Uwuh literally means a waste, but here it refers to a mixture of leaves and roots. Imogiri is a royal resting-place located in Yogyakarta where many royal family members of Sultanate Mataram and Yogyakarta are rested in peace here.

Another traditional beverages served here are beras kencur (mixture of galingale, rice, palm sugar, and tamarind), gula asem (a mixed palm sugar and tamarind), kunir asem (mixture of turmeric, tamarind and palm sugar), and many more.

FOODS AND BEVERAGES

Not only that, this restaurant also provides special dishes from east to west culinary such as veggie capcay, special fried rice, gudeg, sandwiches, pancakes, fried chicken, fried banana mixed with cheese, chocolate and milk, etc.

Open air yet shady, fine atmosphere, good foods, nice music, and fresh drinks…hmm, what else do you want in an eating place?

ROOFTOP RESTAURANT “OYOT GODHONG”

Quote

Banyak tempat makan unik di kota Yogyakarta, salah satunya adalah Warung Soto Pak Marto yang terletak di bantaran kali Winongo ini. Bangunan permanen yang dibangun di atas perumahan pinggir kali di kawasan Jl. S. Parman – Tamansari ini menyuguhkan suasana rumah makan sederhana khas kota gudeg. Letaknya di sebelah kiri apabila kita masuk dari perempatan Tamansari, sekitar 15 meter dari jembatan kali Winongo tersebut.

Biarpun lokasinya persis di pinggir jalan, namun tempatnya agak menjorok ke dalam. Seorang pedagang majalah menempati lapak di jalan masuk seperti jembatan yang menghubungkan antara jalan raya dan warung ini. Di pintu masuk, ada satu grup pemain musik akustik yang siap menghibur para tamu, lengkap dengan bass betot, drum portable, dan gitar. Lagu-lagu lawas yang dimainkan oleh para pemusik ini sangat menghibur tamu-tamu yang datang untuk mencicipi hidangan yang ada di tempat makan ini. Di dalam warung ini terdapat beberapa buah meja dan bangku panjang, dan yang uniknya lagi di salah satu ujungnya terdapat dapur yang cukup besar sehingga tamu bisa melihat dan memilih sendiri menu yang diinginkannya.

WARUNG SOTO PAK MARTO

Hidangan yang disajikan di sini terdiri dari soto daging sapi yang berkuah bening dan segar. Campuran yang ada di dalamnya terdiri dari potongan daging sapi, jeroan sapi, irisan kol, seledri, dan tomat. Soto ini akan terasa lebih segar apabila dicampur dengan perasan air jeruk nipis yang memang sudah disediakan sebagai penambah selera. Tekstur kecap manis cap Ayam yang tersedia di sana berbeda dengan kecap yang biasa kita jumpai di mana-mana. Tidak terlalu kental, warnanya tidak terlalu hitam, dan rasa manisnya pun tidak terlalu dominan. Sangat pas untuk dicampurkan ke dalam soto daging ini. Botolnya yang tidak seperti botol kecap pada umumnya juga menambah keunikannya.

KECAP AYAM

Selain daging yang sudah tercampur di dalamnya, kita juga dipersilakan untuk memilih tambahan lauk yang terdiri dari baceman jeroan seperti usus, babat, paru, serta gepuk daging. Sate telor puyuh bacem pun tersedia sebagai pelengkapnya. Tak ketinggalan juga gorengan tahu isi, tempe mendoan, dan perkedel yang sudah disiapkan di setiap meja untuk menemani santapan kita.

Warung soto yang buka setiap harinya dari jam 5.30 pagi hingga 4 sore ini memang sangat menggoda dan cocok untuk menu sarapan atau makan siang kita. Harganya pun cukup terjangkau. Satu mangkok soto daging hanya butuh mengeluarkan kocek sebesar Rp. 8.000,- dan untuk satu piring baceman jeroan seharga Rp. 6.000,-. Sedangkan untuk tiap gorengan harganya Rp. 2.000,- sama dengan harga sepiring nasi dan segelas minuman yang bisa dipesan di sana yaitu air jeruk, kopi, dan teh manis.

Selamat mencoba!

SOTO PINGGIR KALI

Quote

Di kawasan wisata Candi Borobudur, Magelang, terdapat sebuah rumah makan sederhana yang menyediakan suatu jenis makanan sangat pedas dan sangat unik bernama Mangut Kepala Beong. Jenis masakan yang pasti masih asing terdengar untuk masyarakat di luar Pulau Jawa.

RUMAH MAKAN "SEHATI"

Mangut adalah masakan khas Jawa Tengah yang dibuat dengan menggunakan bumbu-bumbu seperti cabe merah, cabe hijau, lengkuas, bawang merah, bawang putih, daun salam, daun jeruk purut, kunyit, kencur, terasi, merica, garam, dan dicampur dengan menggunakan santan. Ada cara memasak mangut yang cukup unik, yaitu dengan cara memasukkan semua bumbu dan bahan ke dalam kendil yang terbuat dari tanah liat. Sebelum dimasukkan ke dalam kendil, ikan yang akan dicampurkan harus digoreng setengah matang terlebih dahulu untuk mengurangi rasa amis. Memasak dengan cara seperti ini dipercaya akan menimbulkan cita rasa masakan yang jauh lebih enak dari cara memasak biasa, dikarenakan semua bumbu akan meresap dan tercampur secara sempurna. Kendil ini kemudian ditaruh di atas tungku berbahan bakar kayu. Mangut pada umumnya menggunakan ikan jenis air tawar seperti lele, gurame, belut, atau ikan air tawar lainnya.

Masakan mangut yang saya temukan di kawasan wisata Candi Borobudur ini berbahan utama ikan beong/baung atau nama latinnya hemibragus nemurus. Ikan sejenis lele ini beratnya bisa mencapai 10 kg, lebih besar dari seekor lele dumbo. Lele dan Beong ini masih berasal dari satu rumpun yang sama dikarenakan sama-sama memiliki patil/sungut yang tumbuh seperti kumis di ujung hidungnya, berkulit licin, dan hidup di daerah sungai/air tawar. Yang membedakan adalah ukuran dan warnanya yang berbeda, yaitu kuning atau coklat cerah. Tidak seperti lele yang berwarna hitam atau abu-abu. Rasa daging ikan beong sangat gurih dan paling cocok untuk dimasak pedas, seperti mangut kepala beong ini.

Ikan Beong

Kepala beong yang dimasak oleh Ibu Murni, sang pemilik rumah makan ini sangatlah bercita rasa istimewa. Rasanya yang begitu pedas, sangat menantang para penggemarnya. Selera pedas spesial kepala beong, begitulah nama masakannya ini dikenal. Sudah banyak pelanggannya yang berdatangan dari luar Magelang, khusus untuk mencicipi hidangan yang satu ini. Dikarenakan semakin langkanya ikan beong ini, maka untuk menikmatinya Anda harus memesan terlebih dahulu dengan cara menghubungi ke nomor telepon : 0293-5533402. Harga untuk mangut kepala beong besar adalah Rp.25.000,- per porsi, yang cukup untuk dimakan 3-4 orang.

KEPALA BEONG SELERA PEDAS

Apabila Anda berminat untuk mencicipi masakan ini, silakan datang ke kawasan wisata Candi Borobudur, tepatnya di jalan menuju Kecamatan Salaman sekitar 4 km dari Taman Wisata Candi Borobudur. Nanti di sebelah kiri jalan, Anda akan menemukan Warung Makan Sehati yang berada tepat di pinggir jalan utama. Silakan mencoba!

MANGUT KEPALA BEONG

Quote

Angkringan adalah sebuah fenomena yang hadir di hampir seluruh penjuru kota Yogyakarta, bahkan hampir menggeser posisi gudeg yang menjadi ciri khas kota ini. Di sepanjang jalan baik jalan utama maupun perumahan, hampir selalu kita temui angkringan yang terdiri dari gerobak kayu non-permanen, bangku panjang kayu, lampu senthir (=lampu minyak), terpal penutup, aneka ragam gorengan, dan hidangan lainnya.

Sebagian besar bentuk gerobak angkringan yang terlihat di sana-sini memiliki bentuk, asesoris, serta warna yang nyaris sama.  Bahkan warna terpalnya pun terkadang sama, yaitu biru. Sangat khas. Saya tidak tahu apakah ini faktor kesengajaan, atau hanya kebetulan belaka.

Namun berbeda dengan angkringan yang ada di sebelah Stasiun Tugu ini. Di sini terdapat beberapa gerobak angkringan yang saling berdekatan dan berjajar di sepanjang jalan Wongsodirjan. Beberapa meja dan bangku panjang yang terbuat dari kayu disediakan di setiap kedai, sedangkan penjual angkringannya sendiri duduk di bangku kecil dengan dikelilingi barang dagangannya. Untuk yang ingin lesehan, disediakan juga tikar yang digelar di emper jalan di seberangnya.

Mau?

Berbagai macam makanan dan minuman dijual di sini dari mulai gorengan, sate, nasi kucing, ketan bakar, hingga minuman tape ketan, teh, dan…nha, ini…kopi joss. Kopi joss sendiri disebut demikian dikarenakan kopi tubruk yang dihidangkan panas-panas tersebut diberi arang yang masih membara, sehingga seolah mengeluarkan suara “joss..”.  Pembuatannya sangatlah sederhana, yaitu dengan mencampurkan air mendidih ke dalam gelas yang berisi kopi hitam dan gula, lalu diaduk sebentar. Kemudian masukkan 1 batang arang yang membara ke dalam segelas kopi tersebut, dan dihidangkan. Konon, arang yang membara tersebut dapat menyembuhkan masuk angin dan menghangatkan tubuh. Namun jangan lupa, sebelum meminum kopi tubruk ini, arang yang ada di dalam gelas harus dibuang terlebih dahulu karena dikhawatirkan kandungan karbon yang berlebihan justru akan mengakibatkan kanker. Untuk segelas kopi joss  harganya adalah Rp.2.000,-.

SATE & KOPI? MAKNYUSS!

Yang paling seru dari angkringan ini adalah kentalnya suasana Yogyakarta apalagi ditambah dengan hidangan yang disediakan di sana. Sate telur puyuh, sate usus ayam, sate kikil sapi, sate kerang, sate ati-ampela, tahu dan tempe bacem, ketan bakar, peyek, serta tidak ketinggalan, nasi kucing. Nasi kucing ini bukan nasi yang dihidangkan untuk memberi makan seekor kucing. Karena porsinya yang kecil seperti memberi makan seekor kucing inilah yang menyebabkan orang menyebutnya nasi kucing. Yang umum ditemui di dalam sebungkus nasi kucing adalah oseng tempe, sambal, dan nasi putih. Sangat irit, bukan? Nasi yang dibungkus dengan menggunakan daun pisang ini memang sangat digemari baik oleh penduduk setempat maupun wisatawan yang datang ke kota ini. Harga sebungkus nasi kucing di Angkringan Kopi Joss ini adalah Rp.1.000,- sedangkan untuk gorengan dan sate harganya berkisar antara Rp.1.000 – Rp.1.500,- kecuali sate puyuh yang harganya mencapai Rp.2.000.- per tusuknya.

ANGKRINGAN KOPI JOSS

Quote

Pernah dengar sebuah daerah wisata di Bandung yang bernama De Ranch? Bagi Anda yang belum pernah ke daerah ini, mari ikut saya untuk hunting Steak dan Sosis ala de Ranch.

Daerah wisata keluarga yang terletak di kawasan Lembang menuju Maribaya ini dibuat menyerupai sebuah peternakan (ranch) yang dilengkapi dengan fasilitas outbound seperti panjat tebing, flying fox, berkuda, kolam bermain anak, balon yang bisa dimasuki manusia dan digelindingkan di atas air, juga beberapa macam permainan anak lainnya.

De Ranch

Ada tenda suku Indian

Binatang yang diternakkan di sini adalah sapi, kambing, kuda, dan domba. Sapi yang ada di sini memang khusus diternakkan untuk dimanfaatkan daging dan susunya untuk pembuatan sosis, yoghurt, dan steak. Sedangkan kambing dan domba, sebagian dimanfaatkan untuk dibuat masakan seperti lamb chop, dan sebagian lagi dipakai untuk menarik gerobak domba yang memang khusus dibuat di arena permainan anak.

Sapinya gemuk-gemuk ya

Kandang Kambing

Yang paling khas di De Ranch ini adalah susu murni, sosis, dan steaknya. Saya melihat di sini ada sosis kesukaan saya yaitu sosis bockwurst yang berukuran besar dan panjang. Jenis sosis yang aslinya berasal dari Jerman dan berwarna krem muda ini, bahan dasarnya ada yang terbuat dari daging babi giling atau daging sapi giling. Yang dijual di De Ranch ini hanyalah yang berbahan daging sapi giling. Cara memasaknya pun beragam, dari mulai dibakar, dipanggang, hingga digoreng. Biasanya sosis ini dihidangkan dengan ditemani oleh salah satu dari baked beans, roti, french fries atau baked potato, dan salad. Hmm…

Bockwurst Bakar

Steak daging sapi dan lamb chop yang juga menjadi menu andalan di De Ranch ini sangatlah menggiurkan karena dagingnya langsung didatangkan dari peternakan di sana, sehingga rasanya pastilah segar dan nikmat. Yang menjadi favorit saya adalah Tenderloin Steak yang dimasak medium-rare. Dengan dimasak medium-rare, maka juice daging yang dikeluarkan saat proses memasaknya masih akan terasa pada saat kita menyantapnya. Manis dan gurih. Seperti biasa, steak yang dihidangkan selalu ditemani oleh french fries, veggie salad, serta mushroom sauce. Namun rasa dari mushroom sauce ini, terutama, sangatlah berbeda dengan yang lain. Susu yang dicampurkan di dalamnya terasa agak mendominasi sauce ini. Enak sekali. Ini yang menjadi ciri khas steak De Ranch. Ah, tidak sabar rasanya ingin kembali ke sana.

Steak, anyone..?

 

Steak dan Sosis ala De Ranch

Quote

Barelang adalah singkatan dari Batam, Rempang, dan Galang. Tiga pulau besar di wilayah Provinsi Kepulauan Riau ini dihubungkan dengan 3 jembatan besar, dan 3 jembatan kecil. Rangkaian enam jembatan ini disebut Jembatan Barelang. Jembatan pertama yang menghubungkan antara Pulau Batam dengan Pulau Tonton ini memiliki struktur bangunan yang sangat indah yang didesain secara khusus oleh Prof. BJ. Habibie. Pembangunan jembatan ini dimulai pada tahun 1992, namun baru terbuka untuk umum sejak tahun 1998.

Jembatan Barelang 1

Di pulau-pulau yang dihubungkan oleh rangkaian jembatan ini, terdapat banyak kelong atau tempat makan yang menjorok ke laut yang menyediakan berbagai macam masakan seafood. Karena saya penggemar berat seafood, sayapun langsung hunting ke sebuah tempat yang sudah dikenal oleh penduduk Batam bernama Restoran Kelong Jembatan 2, Nipah.

Petunjuk yang saya dapat dari penduduk setempat adalah restoran ini terdapat di sebelah kanan jalan setelah melewati Jembatan 2 di Pulau Nipah, lalu jalan masuknya belum beraspal seluruhnya, dan agak sedikit landai. Awalnya saya agak ragu, namun dengan berbekal informasi yang minim tersebut saya pun bertekad untuk mencarinya. Betul saja, tidak jauh dari Jembatan 2 ini saya menemukan jalan yang dimaksud dengan mudah, dikarenakan memang di sana jarang ditemukan jalan bercabang yang bisa dilalui oleh kendaraan bermotor. Begitu berbelok ke jalan tersebut, terlihat tulisan Restoran Kelong Jembatan 2. Dikarenakan bangunannya yang menjorok ke laut, maka tempat ini tidak nampak dari pinggir jalan.  Setelah melewati jalan masuk kurang lebih 30-40 meter, di sebelah kiri saya terlihat restoran yang dimaksud.

Bangunan restoran ini sebagian besar terbuat dari kayu, di mana seluruh bangunannya disangga dengan puluhan bambu dan tonggak beton yang tertancap hingga ke dasar laut. Begitu memasuki ruangan, bau harum masakan dan aroma khas laut terpancar jelas. Di ruangan pertama yang saya temui, terdapat beberapa meja bundar yang cukup besar dan muat untuk menjamu 10 orang. Sedangkan di sebelah dalam lagi saya melihat ada beberapa ruangan terbuka yang langsung menghadap ke laut lepas. Sangat romantis, apalagi ditambah dengan pemandangan Jembatan 1 yang sangat indah itu dari kejauhan.

Di tengah restoran tersebut terdapat beberapa kolam yang berisi berbagai jenis binatang laut seperti udang, kepiting, siput, gonggong, kerapu, baronang, lobster, cumi, dan masih banyak lagi. Bahkan ada sejenis ikan besar dan langka bernama ikan napoleon yang memiliki warna hijau dan biru cerah serta memiliki panjang kurang lebih 1 meter. Ikan mirip tuna ini dibandrol dengan harga Rp. 2 juta per ekor. Wow. Dikarenakan kolam tersebut dibuat dari jaring-jaring yang dimasukkan ke dalam air laut, maka binatang laut yang ada di dalamnya masih hidup dan bergerak dengan leluasa. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kesegaran sehingga menambah rasa dari masakan yang mereka hidangkan.

Tak sabar rasanya ingin segera mencicipi semua masakan yang ada di sana. Serunya lagi, saya diperbolehkan mengambil sendiri jenis ikan yang saya mau dengan menggunakan ember yang diberi tali untuk “menimba” calon santapan saya tersebut. Lalu pramusaji di sana membantu saya menimbang serta mencatat jenis masakan yang saya mau. Udang goreng mentega, cumi bakar, kerapu goreng, dan kangkung belacan saya pilih sebagai menu saya siang itu. Tak lupa, sayapun memesan Air Kelapa Muda yang diberi campuran jeruk nipis. Saya juga diperbolehkan untuk melihat proses membersihkan ikan dan melihat para koki di situ memasak. Sayang sekali, karena saya tidak tahan dengan bau pedas dari bumbu yang sedang digoreng oleh sang koki maka saya memutuskan untuk keluar dari dapur.

Kurang lebih setengah jam kemudian, pesanan sayapun datang. Sikkaatt…! Rasanya, mmhh mmmhhh mmmhhh sungguh luarrrr biassaa. Untuk seluruh hidangan ini, saya hanya perlu merogoh kocek tidak lebih dari 200 ribu rupiah. Perut kenyang, mata terang, hati senang. So, tertarik untuk mencoba?

Hunting Seafood di bawah Jembatan Barelang

Quote

Pasti bingung kan dengan judul di atas? Ya, air mata kucing yang saya maksud di sini bukanlah air yang diteteskan oleh kucing di saat galau. Tetapi ini adalah nama sebuah minuman yang saya temui di kawasan Petaling Street, Kuala Lumpur, Malaysia.

Cuaca di Kuala Lumpur tidak jauh berbeda dengan cuaca yang sering kita alami di Jakarta. Panas terik. Cuaca seperti ini tentu saja membuat mulut terasa senantiasa kering dan haus. Kalau sudah begitu, yang dicari pastilah minuman yang segar dan dingin.

Salah satu minuman yang menarik perhatian saya adalah Air Mata Kucing ini. Disebut demikian karena orang Malaysia menyebut buah longan atau kelengkeng dengan nama Mata Kucing. Hal ini dikarenakan biji buah longan atau kelengkeng yang berwarna hitam dan dibalut dengan daging buah longan yang bening tersebut mirip dengan mata kucing pada umumnya. Unik, bukan?

Di sebuah perempatan di kawasan Chinatown, terdapat sebuah kios yang menjual minuman segar ini. Sayapun tertarik untuk mencoba. Saya lihat sudah banyak pembeli yang berkerumun di depan gerobak penjualnya. Jadi, saya harus sabar mengantri demi mendapatkan segelas air mata kucing pelepas dahaga. Untuk segelas air mata kucing ini mereka membandrol harga sebesar RM 1.50 saja, atau sekitar Rp.4.500,-.

Setelah tiba giliran saya, karena didorong oleh rasa haus yang amat sangat, dengan sigap saya mengambil segelas air mata kucing dari tangan penjualnya dan tanpa ragu-ragu lagi langsung meneguknya hingga habis. Begitu air tersebut mengalir di lidah dan tenggorokan saya, rasanya “nyeess….”. Segar. Campuran dari buah longan, gula, caramel, dan irisan cincau ini segera menghapus dahaga yang tadi saya rasakan. Badan terasa segar kembali, sehingga membuat saya lebih bersemangat menelusuri tempat-tempat yang ada di Kuala Lumpur ini.

AIR MATA KUCING

Quote

Bosan masakan rumah? Ingin mengajak someone special ke sebuah tempat yang unik tapi (mungkin) juga romantis untuk kencan? Mungkin daftar 10 restoran atau tempat makan terunik di dunia berikut ini bisa menjadi referensi Anda.

1. Restoran Bawah Laut

Apakah Anda seorang penyelam, perenang, atau penggemar snorkeling? Atau Anda bukan semua itu, namun sangat tertarik dengan pemandangan bawah laut, hanya tidak tahu bagaimana caranya untuk menikmati pemandangan itu secara nyata? Well, tempat berikut ini bisa menjadi pilihan buat Anda. Restoran yang dibangun kurang lebih 5 meter di bawah permukaan Samudera Hindia ini menyajikan pemandangan yang luar biasa unik dan indahnya. Para tamu disuguhi dengan beraneka ragam ikan dan binatang laut yang langka dan berwarna-warni yang berenang mengelilingi restoran ini, sambil menikmati hidangan yang disajikan.

Struktur bangun Restoran Bawah Laut ‘Ithaa’ yang terletak di Pulau Rangali – Maldives ini dibuat di Singapore, dengan berat total 260 ton yang dimaksudkan agar bangunan tersebut bisa tenggelam di dasar laut secara stabil. Restoran yang luar biasa ini memiliki atap dan dinding yang terbuat dari bahan acrylic setebal 125 mm. Satu per satu bahan ini direkatkan dengan menggunakan perekat khusus berbahan silicone agar air tidak merembes masuk dan merusak struktur bangunan itu sendiri. Investasi yang dikeluarkan untuk pembangunan restoran seindah ini adalah sebesar 45 triliun rupiah.

2. Resort Bawah Laut

Ada lagi restoran bawah laut yang terletak di Kepulauan Fiji, yang bernama Poseidon Undersea Resort. Tempat yang dibangun sekitar 12 meter di bawah permukaan laut ini tidak hanya memiliki restoran namun juga kamar hotel, kapel untuk menikah, perpustakaan, lobby hotel, serta fasilitas hotel lainnya.

3. Bar dan Restoran Bawah Laut

Selain itu, masih ada lagi restoran bawah laut yang tak kalah menariknya dengan 2 tempat di atas, yaitu Red Sea Star Restaurant yang terletak di dasar Laut Merah. Tempat ini didesain sedemikian rupa sehingga menampilkan keindahan alam bawah laut yang luar biasa dan sangat unik. Restoran berbentuk bintang ini dibangun oleh para ahli yang handal  dengan menggunakan material dan alat canggih yang didatangkan dari berbagai tempat di dunia. Jadi tidak heran apabila tempat ini menjadi tempat favorit untuk para pecinta alam bawah laut di mana mereka tidak perlu lagi berbasah-basahan untuk bisa menikmati keindahan alam di sana. Apalagi ditambah dengan menu makanan yang sangat mengundang selera, tentunya.

Nha, bagi Anda yang memang mencari suasana romantis dengan pemandangan alam bawah laut yang luar biasa ini, silakan datang ke restoran-restoran di atas.

4. Restoran di Atas Pohon

Bagi Anda yang di masa kecilnya pernah berangan-angan ingin memiliki rumah pohon, maka Anda pasti tertarik dengan tempat ini. Restoran Naha Harbor Diner yang dibangun di atas beton setinggi 6 meter dan dibentuk menyerupai pohon Gajumaru ini memang menjadi pemandangan yang unik di Okinawa, Jepang.

Pohon Gajumaru merupakan pohon beringin yang banyak terdapat di Okinawa, sehingga menginspirasi pemilik restoran ini untuk membuat rancang bangun sebuah restoran unik seperti yang terlihat di atas. Untuk mencapai ke puncak pohon tersebut, para tamu bisa menggunakan lift yang memang khusus disediakan untuk mengantar mereka ke tempat yang sudah disediakan. Sungguh unik, bukan?

5. Restoran Tertinggi Di Dunia

Restoran yang berada pada ketinggian lebih dari 45 meter di udara ini benar-benar menyajikan suasana yang sungguh berbeda dibanding restoran lainnya. Meja dan kursi yang muat untuk 22 orang ini sengaja diangkat ke udara dengan menggunakan derek, sehingga Anda akan merasakan sensasi yang luar biasa saat pelan-pelan tubuh Anda dan teman-teman di sebelah Anda mulai menjauh dari daratan. Bagi Anda yang takut ketinggian, restoran yang berada di Brussels ini mungkin bisa menjadi terapi yang baik?

6. Restoran Gelap

Nha, buat Anda yang senang gelap-gelapan, mungkin akan tertarik dengan restoran satu ini. Tidak ada satupun lampu yang terpasang di restoran yang terletak di Beijing-China ini, kecuali di lobby yang memiliki penerangan yang sangat memadai. Tamu restoran sama sekali tidak diperbolehkan membawa benda apapun yang dapat menimbulkan cahaya seperti handphone, senter, bahkan jam tangan yang berkilau. Untuk masuk ke dalam tempat makan tersebut, para pramusaji yang mengenakan kaca mata infra merah yang bisa melihat dalam kegelapan akan mengantarkan para tamu ke meja makan yang telah disediakan. Seluruh interior di tempat ini dicat dengan warna hitam sehingga tidak ada satupun cahaya yang akan terpantul dari ruangan yang gelap gulita tersebut. Suasana gelap yang disuguhkan ini dimaksudkan agar para tamu lebih sensitif dalam merasakan hidangan masakan di restoran tersebut. Juga untuk menjaga privasi masing-masing tamu yang hadir di sana. So, apakah Anda mencari suasana seperti ini?

7. Restoran Porno

Condom Restaurant yang terletak di Thailand ini memiliki dekorasi ruangan yang sangat unik, dari mulai dinding yang dipenuhi dengan gambar-gambar kondom, hingga karpetnya yang memiliki desain sama. Bahkan pramusaji yang mengantarkan makanan pun memakai kondom raksasa yang dipasangkan ke kepalanya, sehingga menimbulkan keunikan tersendiri. Biarpun berbau pornografi, chain restoran Cabbages and Condoms ini sangat terkenal di Thailand. Semoga bukan karena kondom gratis yang dibagikan di meja resepsionis ya.

8. Restoran Jorok

Banyak yang percaya bahwa makan di toilet merupakan kebiasaan yang buruk dan jorok. Tidak demikian halnya dengan restoran di Kaohsiung – Taiwan ini. Restoran Marton Theme malah mendesain ruangannya dengan berbagai macam fasilitas yang biasa kita temui di kamar mandi. Bahkan mangkuk dan piring yang dipakai para tamunya pun sengaja didesain mirip toilet bowl. Pada awal pembukaannya, restoran ini sangat dipadati pengunjung yang ingin mencoba sensasi baru yaitu makan di ruangan yang mirip kamar mandi. Bagi Anda yang ingin mencari suasana baru, tidak ada salahnya datang ke restoran ini. Asal jangan membayangkan hal-hal lain yang berkenaan dengan dekorasi ruangannya.

9. Restoran Rumah Sakit

Restoran yang satu ini akan mengingatkan Anda saat di rawat di sebuah rumah sakit. Semua peralatan dari mulai kursi hingga cara penyajian minumannya pun sangat terinspirasi dari alat-alat yang ada di rumah sakit. Pramusaji yang siap membantu para tamu pun berdandan bak suster di rumah sakit. Restoran D.S. Music yang berlokasi di Taipei ini memang sengaja menyuguhkan suasana yang berbeda dari restoran manapun. Anda tertarik mencoba?

10. Restoran Sadis

Restoran satu ini sungguh-sungguh unik dan terkesan sadis. Mengapa demikian? Makanan yang disajikan dimasukkan ke dalam alat makan yang didesain sedemikian rupa sehingga mirip tubuh manusia yang dengan luka yang menganga. Makanan yang dimasukkan ke dalam “manequin” ini juga dibuat mirip dengan bentuk organ manusia yang mengeluarkan cairan kemerahan mirip darah manusia. Di lain tempat dalam restoran Nyotaimori ini, seorang perempuan (maaf) telanjang yang sengaja berperan sebagai meja tempat dihidangkannya bermacam makanan. Para tamu lalu mengambil makanan yang ada di atas tubuh perempuan tersebut dengan menggunakan peralatan makan yang telah disediakan. Bagi Anda yang senang dengan sensasi seperti ini, silakan memesan tempat dari sekarang karena restoran di Jepang ini selalu dipenuhi pengunjung.

10 RESTORAN TERUNIK DI DUNIA

Quote

Extreme Culinary ala Thailand memang sangat menarik untuk dibahas. Ada bermacam jenis makanan yang memiliki bahan dasar tidak lumrah bagi ukuran masyarakat umum, dari tawon yang mematikan, hingga larva bambu yang hidup di antara semak belukar di daerah Mae Hong Son — sebuah provinsi di sebelah utara Thailand. Tidak hanya itu, masyarakat di sekitar Provinsi Trang memiliki kebiasaan memakan makanan yang berbahan dasar ulat sutra dan belalang.

Kebiasaan orang Thailand memakan binatang-binatang yang tidak lazim ini merupakan kebiasaan yang sudah diwariskan dari nenek moyang mereka secara turun temurun. Mereka bahkan percaya bahwa kandungan gizi yaterdapat pada larva bambu, tawon, ulat sutera, dan belalang sangatlah tinggi dan baik untuk kesehatan, terutama meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh terhadap serangan berbagai penyakit.

Salad Bunga Goreng

Bunga-bungaan juga merupakan bahan dasar masakan yang sering digunakan sebagai menu makanan mereka sehari-hari. Salad bunga goreng, misalnya, adalah sejenis salad yang terbuat dari bunga-bungaan segar yang digoreng dan dicampur dengan bahan-bahan lain, seperti butiran jagung manis, selada,wortel, bawang merah, dan lain-lain. Apabila Anda ingin mencobanya, Anda bisa datang ke restoran Vegetarian yang ada di hampir semua provinsi di Thailand, dikarenakan memang semua bahan dasarnya tidak sedikitpun menggunakan daging.

Cara memasak mereka pun terkadang sangat unik. Untuk memasak seekor lele misalnya, mereka mencampur lele yang sudah diberi bumbu tersebut dengan rempah-rempah dan sayur-sayuran yang banyak terdapat di sekeliling mereka. Campuran ini kemudian dimasukkan ke dalam bambu, lalu bambu tersebut dimasukkan ke dalam tungku perapian hingga matang sempurna.

Kepala Babi yang dimasak di dalam tungku bawah tanah

Jeroan Daging Babi

Orang Thailand sangat gemar menyantap makanan berbahan dasar daging babi. Jadi hampir di semua masakan mereka terdapat campuran daging, jeroan, bahkan lemak babi yang membuat masakan mereka mengeluarkanaroma dan rasa gurih yang sangat khas. Untuk memasak menu masakan Muu Yang yang sangat terkenal di Provinsi Trang, penduduk memasak daging ini dengan menggunakan oven yang dibangun di dalam tanah, sehingga masakan akan matang secara sempurna dan kenikmatan rasanya pun sangat terasa.

Daging Babi yang difermentasi dan dimasak pedas

Soup Ikan Asam Pedas

Tidak hanya bahan dasarnya yang unik, kuliner ala Thailand ini memiliki ciri khas yang sangat mencolok terutama dari rasanya yang sangat pedas, manis, dan asam. Jadi, bagi Anda yang memiliki perut sensitif harap berhati-hati dalam menyantap masakan dari negeri Siam ini. Bumbu yang sering dijumpai adalah serai, asam jawa, daun jeruk, cabai rawit, jahe, susu (sebagai pengganti santan), tomat, dan juga seledri yang menjadi ciri khas di hampir semua masakan Thailand.

 

THAI EXTREME AND BIZARRE FOODS (Part 2)